Beranda » Artikel TERKAIT » Rezza M. Lubis: “Profesionalisme IJL Mendorong Tumbuhnya Football Industry!”

Rezza M. Lubis: “Profesionalisme IJL Mendorong Tumbuhnya Football Industry!”

Diposting pada 31 August 2020 oleh Yulyanto | Dilihat: 9 kali | Kategori:
Rezza M. Lubis, CEO Indonesia Junior League (Sumber: Dokumentasi IJL)

 

JAKARTAIndonesia Junior League (IJL) musim 2020 akan segera bergulir pada hari Sabtu, 5 September 2020 mendatang. Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan izin kegiatan seperti IJL ini, ditengah masih mewabahnya pandemi CoVID-19 dalam era New-Normal seperti saat ini.

Komitmen dan konsistensi pihak operator IJL tentunya jauh lebih penting ketimbang sekedar aturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. Hal ini mengingat saat pelaksanaan nanti, pasti pihak operator ini-lah yang akan lebih banyak berperan dilapangan.
Kepada SOCCERPEDIA.id, Chief Executive Officer (CEO) IJL, Rezza M. Lubis, mengungkapkan bahwa: “Sejak awal berdiri pada tahun 2014 lalu, IJL selalu mengutamakan prinsip-prinsip persuasif dan edukatif terkait dengan aturan IJL. Menjalankan kompetisi ditengah pandemi  CoVID-19 seperti saat ini, tentu saja bukanlah hal yang mudah, namun kami selaku operator telah memulainya sejak tahap technical meeting (22/8) dan screening tambahan Minggu kemarin (23/8). Tahapan yang kami lakukan diantaranya adalah dengan mewajibkan memakai masker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan minimal 20 detik, hingga social distancing. Kami akan terus menghimbau secara persuasif bagi mereka yang masih melakukan pelanggaran, khususnya saat kompetisi berlangsung nanti. Semoga saja tindakan persuasif yang kami lakukan ini bisa menjadi contoh positif dan juga bisa mulai diterapkan oleh tim-tim peserta IJL atau seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) saat melakukan training-nya, agar mau memulai pola kebiasaan baru, yang mau tidak mau wajib kita lakukan saat ini.”
Ceremonial penyerahan piala dalam ajang Indonesia Junior League (Sumber: Dokumentasi IJL)

Menanggapi pertanyaan soal sistem kompetisi IJL musim 2020 yang akan dijalankan semasa pandemi CoVID-19 masih berlangsung, Rezza menjelaskan: “Sistem kompetisi akan mangalami perubahan yang sangat signifikan, diantaranya adalah dengan menerapkan aturan New-Normal dan membagi area menjadi 3 zona. Zona pertama merupakan zona pertandingan yang hanya berisikan para pemain, pelatih dan operator saja. Zona kedua akan menjadi area sirkulasi dan hanya dipergunakan untuk pergerakan alur masuk dan keluar para pemain saja, sementara itu, zona terakhir merupakan zona bagi para pendamping. Hal lainnya adalah untuk IJL kali ini, kita akan memberlakukan sistem aturan 1 anak hanya 1 pendamping saja, dan kesemuanya ini sudah kita jelaskan secara detail kepada para wakil tim peserta saat menghadiri technical meeting IJL, Sabtu kemarin (22/8). Semoga saja mereka semua paham dan bisa bekerjasama serta selalu konsisten menjalankan program serta aturan kompetisi semasa New-Normal ini.”

Saat ini, IJL telah mengantongi ijin kegiatan dari Pemerintah  Kota setempat, sekaligus rekomendasi dari Kadispora Tangerang Selatan (Tangsel). Agak berbeda dengan musim-musim sebelumnya, kali ini rencananya pihak Pemerintah Kota Tangsel juga akan ikut ambil bagian dan turut mengawal langsung jalannya kegiatan kompetisi IJL ini, tentunya dalam rangka tindakan preventif terkait dengan kemungkinan mewabahnya pandemi CoVID-19 gelombang kedua. “Ini diluar kewenangan kami, sepenuhnya akan kami serahkan ke gugus tugas percepatan dan penanganan CoVID-19 pemerintah setempat, jika sampai mewabah kembali saat IJL masih berlangsung,” ungkap Rezza.

Sementara itu, melihat beberapa kompetisi sejenis yang mulai melebarkan sayapnya keluar Kota, IJL sendiri memiliki rencana yang jauh lebih revolusioner lagi. “Tahun 2021 mendatang, rencananya IJL kembali akan melakukan terobosan teranyar dengan menggelar kompetisi IJL International Cup dengan 3 kategori sekaligus. Untuk men-support suksesnya acara ini, kami juga telah menggandeng para pemain legendaris dari tim Persija Glory untuk melakukan kolaborasi, agar bisa men-transfer keilmuan mereka kepada Junior Football Players IJL ini,” sambungnya penuh antusias.

Persija Glory saat reunian yang dipelopori okeh Kenia Fondation (Sumber: Dokumentasi Superball.id)

“Beberapa legenda pemain timnas di Persija Glory nantinya akan kami gandeng sebagai IJL’s Ambassador, diantaranya ada nama-nama beken seperti Widodo CP, Budi Sudarsono, Nur Alim, Aris Indarto, Anang Maruf, Warsidi Ardi, Agus Suprianto, Luciano Leandro, Akmal, Budiman Yunus , Imran Nahimamury , Gendut Doni, Hendra Nazir, Khair Rifo, Hari Sayahputra, Sopian Hadi, Wahyu Teguh, Antonio Clodio, Joko Puspito, Dedy Umarella, dan masih banyak lagi, yang sebagian besar dari mereka saat ini masih aktif melatih tim-tim kenamaan yang merupakan peserta Liga di Indonesia,” jelas Rezza.

IJL sendiri saat ini telah menjalin komunikasi yang cukup intensif dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), bahkan PSSI telah berinisiatif untuk menggandeng IJL untuk mengadopsi program Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia) PSSI. Salah satunya adalah dengan memberikan beberapa kali program kursus kepelatihan Finalesia PSSI yang saat itu masih dipimpin langsung oleh Direktur Teknik PSSI, Danuwindo.

“Dulu, kami sering melakukan kolaborasi dengan PSSI,  selain memberikan kursus kepelatihan FinalesiaPSSI juga pernah memberikan ribuan tiket khusus untuk komunitas IJL saat timnas Indonesia bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) atau di Stadion Madya. Hal ini tentu saja akan memberikan stimulus positif serta motivasi berlipat ganda bagi para Junior Football Players IJL,” ungkap pria yang ternyata merupakan fans berat dari Dedy Umarella ini.

Ajang kompetisi Indonesia Junior League (Sumber: Dokumentasi IJL)

Menanggapi pesatnya pertumbuhan Sepak Bola pada level grassroots, Rezza turut berkomentar: “Pesatnya potensi pertumbuhan Sepak Bola pada level grassroots ditanah air, harus di imbangi dengan tata kelola yang baik, dari sisi kompetisinya maupun SSB-nya, sehingga semua aspek pendukung tersebut secara perlahan tapi pasti, bisa dikemas dan di-manage lebih profesional lagi,” tutur Rezza.

Seperti kita ketahui bersama, potensi Sepak Bola di Indonesia ini memang sangat luar biasa, ada banyak bakat-bakat alam serta potensi marketnya pun masih sangat tinggi. Harus kita akui bersama, biar bagaimanapun, faktanya Sepak Bola kita ini masih menjadi primadona dan merupakan salah satu olah raga yang memiliki fans paling banyak di tanah air.

“Saya melihat hal ini harus terus dikembangkan, dan mestinya kita bisa  mencontoh serta belajar dari negara-negara Asia lainnya, seperti halnya Jepang, Korea dan Qatar yang hingga saat ini masih terus berinovasi untuk mengembangkan mutu Sepak Bola mereka. Saya percaya dan sangat yakin sekali, Sepak Bola kita ini masih bisa maju dengan pesat, terutama dari sisi Football Industry-nya, yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan prestasinya. Kesemuanya itu hanya bisa diraih, jika sistem pengelolaan pada grassroots, youth dan profesional level dilakukan dengan sentuhan penuh profesionalitas,” ungkap Rezza penuh optimis.

Pendamping dan tim IJL All Star, saat mengikuti kompetisi international di Malaysia (Sumber: Dokumentasi IJL)

Idealnya, saat ini PSSI memang sudah seharusnya memulai untuk merekrut tim-tim yang profesional dibidangnya masing-masing. Mereka yang benar-benar mau dan berani melakukan terobosan serta mampu ber-inovasi, kata kuncinya tidak anti terhadap konsep pembaharuan. Jangan sampai kita kalah dari negara-negara yang memang telah memiliki visi cukup kuat dalam pembinaan Sepak Bolanya, seperti yang kita lihat dari Vietnam saat ini, dimana Federasi Sepak Bola mereka sangat serius untuk melakukan pembenahan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Satu hal lagi, penyakit orang Indonesia itu paling suka akan romantisme kejayaan masa lalu, yang pada akhirnya justru malah bisa menjebak dan membuat stack pada keadaan sehingga tidak berkembang. Merasa hebat di masa lalu justru terkadang malah membuat kita tidak mau belajar lagi untuk masa depan. Ini yang sesungguhnya sangat berbahaya,” tandas Rezza.
“Peran media kita saat ini, juga tidak kalah pentingnya dalam mendorong pertumbuhan Football Industry. Harusnya media-media di indonesia ini mau dan memiliki komitmen yang tinggi, untuk ikut melakukan stimulus publikasi dan mau membantu untuk memberikan pemahaman serta membentuk opini publik yang positif terhadap program-program percepatan Sepak Bola nasional kita saat ini. Saya justru melihat bahwa kehadiran SOCCERPEDIA.id yang boleh dibilang malah anti-mainsteam dibanding media lainnya ini, bisa memberikan content serta pengetahuan yang sangat positif, khususnya peran dan komitmennya terhadap perkembangan Sepak Bola pada level grassroots, respect untuk SOCCERPEDIA.id!” Tutup Rezza mengakhiri opininya. (Author: Yul)
SOCCERPEDIA.id – all things about soccer
(kanal berita kekinian dengan sudut pandang jaman now)
Bagikan

Rezza M. Lubis: “Profesionalisme IJL Mendorong Tumbuhnya Football Industry!” | SOCCERPEDIA.store

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Layanan Pelanggan

Email: info@soccerpedia.store

Telepon: +6281211343481

 

Live Chat:
Online Senin-Minggu (08:00WIB – 17:00WIB)

Syarat dan Ketentuan

Mohon agar dapat dibaca secara TELITI terlebih dahulu pada halaman MENU: “SYARAT dan KETENTUAN“, sebelum memesan PRODUK kami. Dengan memesan PRODUK di SOCCERPEDIA.store, kami menganggap bahwa para PELANGGAN sudah setuju dengan SYARAT dan KETENTUAN yang berlaku.

Tentang Kami

SOCCERPEDIA.store merupakan platform ONLINE STORE untuk semua PRODUK berupa BARANG (Merchandise/ Souvenir) dan JASA, yang khusus kami dedikasikan bagi Klub Sepak Bola, Sekolah Sepak Bola (SSB), Liga, serta Kompetisi Sepak Bola pada level GRASSROOT dan AMATIR. Lebih dari itu SOCCERPEDIA.store juga sangat terbuka untuk siapa saja yang memiliki inovasikreativitas serta berkomitmen untuk ikut memajukan perkembangan Football Industry ditanah air, selama masih terkait dan berhubungan dengan dunia Sepak Bola (All Things About Soccer). Dengan business networking yang telah kami bangun dan miliki bersama SOCCERPEDIA.id selama ini, kami sangat yakin bahwa SINERGI-MUTUALISME yang diharapkan bersama bisa benar-benar kita wujudkan, maju terus Sepak Bola Indonesia! Tertarik untuk tumbuh dan berkembang bersama kami? Segera hubungi SOCCERPEDIA.store!

Chat via Whatsapp
Admin
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja