Beranda » Artikel TERKAIT » Try Joko Susilo: “Liga Selatan 2020 di Era New-Normal, Sulit di Lanjutkan!”

Try Joko Susilo: “Liga Selatan 2020 di Era New-Normal, Sulit di Lanjutkan!”

Diposting pada 19 June 2020 oleh Yulyanto | Dilihat: 53 kali | Kategori: ,
Try Joko Susilo, Ketua Umum Askot PSSI Jakarta Selatan (Sumber: Koleksi Pribadi)



JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jakarta Selatan, sekaligus merupakan Operator Liga Askot PSSI Jakarta Selatan atau yang lebih populer dengan sebutan “Liga Selatan”, Try Joko Susilo, masih belum bisa memastikan kapan Liga Selatan akan kembali digulirkan.

Seperti diketahui, Liga Selatan yang baru bergulir 2 (dua) pekan pada bulan Maret 2020 lalu, terpaksa harus tertunda akibat mewabahnya Pandemi CoVID-19. Bergulirnya kembali kompetisi berjenjang ini tentu saja sangat dinantikan oleh seluruh klub pesertanya, namun tindakan pencegahan serta antisipasi dari pihak operator akan menjadi pertimbangan utama dilanjutkan atau tidaknya Liga Selatan pada tahun 2020 ini.

“Sampai saat ini Askot Jaksel masih belum melakukan kesepakatan dengan seluruh peserta anggota Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk kelanjutan kompetisi Liga Selatan. Selain masih belum mendapatkan izin dari Sudinpora Jakselpihak Askot Jaksel sendiri sementara ini masih menunggu dan mempelajari update serta kebijakan penggunaan lapangan Sepak Bola dari pihak Dispora DKI dan Kemenpora. Hal-hal teknis lainnya, khususnya terkait dengan aturan Social Distancing saat di lapangan, sepertinya juga masih sangat sulit untuk di-aplikasikan dalam kegiatan Sepak Bola di era New Normal nanti, dimana sentuhan fisik antar para pemain tentu saja tidak bisa terhindarkan”, ujar Try.

Try Joko Susilo, saat Copa Selatan 2019 (Sumber: Official Instagram Askot PSSI Jakarta Selatan @askotjaksel)

Try yang juga merupakan Ketua Umum Klub Persatuan Sepak Bola Jakarta Selatan (PSJS) ini kemudian melanjutkan: “Tertundanya Liga Selatan 2020 untuk seluruh kategori (U13, U15, U17 dan U19) yang saat ini terbagi menjadi 2 (dua) divisi dengan total jumlah mencapai 1.099 pertandingan, yang rencananya akan diselesaikan dalam waktu 32 minggu, adalah salah satu fakta sulitnya meneruskan kembali kompetisi ini, apalagi dengan kondisi saat ini yang relatif masih belum stabil. Sebagai langkah contigencies di luar program, Askot Jaksel akan melakukan antisipasi jika kegiatan kompetisi ini dibatalkan. Sebagai gantinya, kami akan menjalankan turnamen “Copa Selatan” untuk kategori yang sama, dengan catatan kondisi Pandemi CoVID-19 di wilayah DKI-Jakarta semakin membaik, sehingga pada bulan Agustus 2020 mendatang kami sudah bisa menggunakan lapangan Sepak Bola milik Pemda”.

Beberapa waktu yang lalu, saat gelaran perdana divisi 2 Liga Selatan U13 bergulir di Lapangan Sepak Bola Kebagusan, Jakarta Selatan (15/3), kepada SOCCERPEDIA.idTry Joko Susilo juga sempat menyampaikan beberapa informasi terkait dengan gelaran Liga Selatan.

“Sedianya Liga Selatan ini memiliki home base di Lapangan Blok S yang baru saja selesai di renovasi pada akhir tahun 2019 lalu oleh Pemda, namun karena satu dan lain hal lapangan yang juga sengaja didedikasikan untuk klub PSJS ini kembali mengalami kerusakan, setelah selama beberapa minggu resmi dibuka dan dipakai untuk umum, akibatnya lapangan kembali ditutup hingga akhir Maret 2020 lalu, bersamaan saat Pandemi CoVID-19 mulai mewabah di Indonesia”, ungkap Try.

Kondisi Lapangan Sepak Bola Blok S, setelah selesai di Renovasi (Sumber: SOCCERPEDIA.id)

 

Liga Selatan sendiri akhirnya harus mengalah dan untuk sementara waktu memindahkan beberapa lokasi kompetisi ketempat lain, sambil menunggu proses renovasi yang dijadwalkan selesai pada akhir April 2020. Sayangnya, baru pekan ke-2 Liga Selatan berjalan, dan belum sempat merasakan kompetisi di Lapangan Blok SPandemi CoVID-19 memaksa mereka untuk menghentikan segala aktivitasnya untuk sementara waktu.

“Melihat contoh kasus yang terjadi pada Lapangan Blok S, dimana hanya dalam waktu beberapa minggu saja kembali mengalami kerusakan, khususnya pada area rumput naturalnya. Rasanya memang yang paling ideal di Jakarta ini adalah dengan menggunakan rumput jenis sintetis. Selain lebih aman, penggunaan rumput jenis sintetis juga lebih mudah dalam hal maintenance dan pastinya juga lebih awet untuk digunakan”, lanjut Try menambahkan.Pria yang akrab di sapa “Pak Try” oleh timnya ini, juga sempat menceritakan pengalamannya selama mengelola kompetisi Sepak Bola dengan cara swadaya yang dirasakan masih kurang efektif. “Saya berharap bisa melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain yang bisa memberikan dukungan bagi perkembangan Liga Selatan ini”, ujarnya.

Try Joko Susilo beserta tim Askot Jaksel saat Copa Selatan 2019 (Sumber: Koleksi Pribadi)

Try juga mengungkapkan: “Saat ini dikalangan pemerintahan masih belum bisa melihat potensi dan memahami dengan baik, bahwa Sepak Bola telah menjadi sebuah industri. Konsekuensinya sarana dan prasarana, termasuk infrastruktur Lapangan Sepak Bola yang ideal dan standar menjadi sangat mutlak diperlukan, tentu saja dalam upaya menarik minat pihak swasta dan industri-industri yang terkait didalamnya. Hal ini sangat diperlukan untuk menutupi kebutuhan kompetisi, apalagi program pembinaan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karenanya kolaborasi antara Federasi Sepak Bola, Pemda, Sponsor (Swasta) serta masyarakat dan pihak-pihak yang terkait lainnya menjadi sangat diperlukan untuk menghasilkan industri Sepak Bola yang lebih mandiri”
.

“Saya selalu menghimbau kepada Pemda, dalam hal ini Jakarta Selatan, agar pembangunan sarana dan prasarana bisa lebih diprioritaskan, terutama untuk proses pembinaan Sepak Bola. Untuk menunjang kegiatan kompetisi dan menghasilkan pemain-pemain terbaik sangat dibutuhkan sarana dan prasarana, khususnya lapangan Sepak Bola yang dapat digunakan secara marathon, tidak selalu terkendala dengan masalah cuaca dan kegiatan-kegiatan lainnya. Tanpa dukungan pemerintah, kerja keras ini akan menjadi mubazir dan percuma saja, karena Sepak Bola tidak hanya mencari bakat pemain dan tim juara saja, hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana menciptakan masyarakat serta generasi muda yang sehat mental dan jasmani, agar bisa menjadi kekuatan serta tulang punggung bagi keluarga, masyarakat dan negara, dan tentunya juga bisa terbebas dari dampak negatif kehidupan Ibukota saat ini”, ujar Try menutup wawancara.Askot Jaksel sendiri, saat ini telah memiliki database pemain dari seluruh anggota yang terdaftar dan hingga saat ini masih aktif mengikuti kompetisi yang telah digelar sejak tahun 2018 lalu. Setiap pemain yang terdaftar dalam kompetisi ini, wajib mengikuti screening kelengkapan administrasi termasuk sesi wawancara. Sementara itu biodata pemain langsung di input kedalam website resmi Liga Selatan untuk menjadi database pemain. Saat ini, untuk sementara waktu telah terjadi mutasi database para pemain, yang semula dari website dipindahkan ke instagram, hal ini terpaksa dilakukan karena pihak Askot Jaksel terkendala soal biaya maintenance server.

Try Joko Susilo (Jas Abu-abu), saat Pelantikan dan Rapat Kerja Asosiasi PSSI Provinsi DKI Jakarta 2018 (Sumber: Koleksi Pribadi)

Sementara itu, statistik penambahan anggota dan jumlah pertandingan Liga Selatan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir ini bertambah sangat signifikan. Pada tahun 2018 tercatat hanya sekitar 350 pertandingan, kemudian meningkat menjadi sekitar 650 pertandingan ditahun 2019, dan pada tahun 2020 ini sudah direncanakan akan menjadi sekitar 1.099 pertandingan.

Dengan meningkatnya jumlah anggota SSB dan banyaknya jumlah pertandingan, otomatis jam berlatih dan bertanding akan semakin meningkat pula, dan kondisi ini diharapkan akan menghasilkan kualitas para pemain yang lebih baik. Jika pola kompetisi kelompok umur secara berjenjang ini bisa dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya, maka harapan untuk menghasilkan para pemain muda yang berbakat serta berkualitas di masa-masa mendatang, adalah sebuah keniscayaan.

Liga Askot/ Askab sendiri merupakan jenjang kompetisi resmi yang paling minimum dalam organisasi PSSI, level selanjutnya adalah Asprov. Ditengah-tengah segala keterbatasan biaya yang ada, tentu saja kompetisi berjenjang ini idealnya harus tetap dijalankan. Hal ini mengingat, salah satu fungsi Askot/ Askab adalah mengoptimalkan kegiatan turnamen, festival, dan kompetisi Sepak Bola. Oleh karena itu, untuk menghasilkan kompetisi maupun turnamen Sepak Bola yang jauh lebih berkualitas, kolaborasi dengan pihak swasta adalah sebuah keharusan dan menjadi tidak  bisa terhindarkan! (Author: Yul)



SOCCERPEDIA.id – all things about soccer
(kanal berita kekinian dengan sudut pandang jaman now)
Bagikan

Try Joko Susilo: “Liga Selatan 2020 di Era New-Normal, Sulit di Lanjutkan!” | SOCCERPEDIA.store

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Layanan Pelanggan

Email: info@soccerpedia.store

Telepon: +6281211343481

 

Live Chat:
Online Senin-Minggu (08:00WIB – 17:00WIB)

Syarat dan Ketentuan

Mohon agar dapat dibaca secara TELITI terlebih dahulu pada halaman MENU: “SYARAT dan KETENTUAN“, sebelum memesan PRODUK kami. Dengan memesan PRODUK di SOCCERPEDIA.store, kami menganggap bahwa para PELANGGAN sudah setuju dengan SYARAT dan KETENTUAN yang berlaku.

Tentang Kami

SOCCERPEDIA.store merupakan platform ONLINE STORE untuk semua PRODUK berupa BARANG (Merchandise/ Souvenir) dan JASA, yang khusus kami dedikasikan bagi Klub Sepak Bola, Sekolah Sepak Bola (SSB), Liga, serta Kompetisi Sepak Bola pada level GRASSROOT dan AMATIR. Lebih dari itu SOCCERPEDIA.store juga sangat terbuka untuk siapa saja yang memiliki inovasikreativitas serta berkomitmen untuk ikut memajukan perkembangan Football Industry ditanah air, selama masih terkait dan berhubungan dengan dunia Sepak Bola (All Things About Soccer). Dengan business networking yang telah kami bangun dan miliki bersama SOCCERPEDIA.id selama ini, kami sangat yakin bahwa SINERGI-MUTUALISME yang diharapkan bersama bisa benar-benar kita wujudkan, maju terus Sepak Bola Indonesia! Tertarik untuk tumbuh dan berkembang bersama kami? Segera hubungi SOCCERPEDIA.store!

Chat via Whatsapp
Admin
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja